Cerpen

WAKE UP


Sudah pukul 9 malam mama belum juga pulang.  Cacing diperutku sudah mulai beraksi, aku berjalan keruang makan, kubuka tudung nasi dan seperti biasanya kosong bahkan nasi saja tidak ada –“ hanya ada selembar amplop dan sudah bisa ditebak isi didalamnya. “Mamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…………………!!” teriakku sekencang-kencangnya. Kring’ kring’ kring’,,, telpon rumah berdering. “Hallo ??” sapa ku. “Cha mama gak bisa pulang awal , di meja makan ada uang, kamu beli makan sendiri ya.” Terdengar suara  mama dari sebrang. “Tapi kan ma….”. “Udah gak usah manja mama masih sibuk nanti mama telpon lagi ya sayang jangan lupa makan,ok”. “Iya,.,Iya.,.” jawabku agak sedikit kesal.

Aku berjalan keluar rumah mencari sesuatu yang bisa mengisi perutku sa’at ini. Kulihat diperempatan jalan ada rombong nasi goreng. Segera  kulangkahkan kaki ku menuju kesana dengan hati senang J tetapi langkahku terhenti ketika melihat sebuah rumah megah jarak satu rumah dari tempat kuberdiri sekarang. Rumah itu benar-benar gelap tak bercahaya, tiba-tiba saja perasaanku jadi tidak enak. Sejak pindah keperumahan ini sering  kudengar cerita kalau rumah itu berhantu, sudah 5th lebih rumah itu tidak dihuni. Tubuhku panas dingin ketika melintas didepannya, kupercepat langkahku namun ‘Bruuuk Klontang-klontang’ perlahan kulihat kearah suara ternyata tutup sampah yang tak sengaja kusenggol terjatuh. Huuuhhh leganya…kembali kulangkahkan kakiku ‘Duk’ seperti ada yang memukul pundakku. “AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA……!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” aku teriak sekencang yang aku bisa, sambil memejamkan kedua mataku berharap tidak melihat apapun bentuk dan wujudnya.

“Tenang “. Terdengar seseorang berbisik ditelingaku. Mulutku komat kamit membaca Asma Allah, kuharap hantu itu pergi karena kepanasan mendengar Asma yang kubaca. HEI !! hentaknya membuatku kaget dan akhirnya aku membuka mataku dengan spontan. “Hahahahaha…. “ tawanya terlontar ketika melihatku bertingkah seperti itu. Seorang cowok yang mungkin seusia denganku. “ Kamu manusia ?” tanyaku dengan tampang bodoh yang akhirnya hanya membuatnya tertawa semakin kencang. “Gw Revan, loe ??” tanyanya kemudian. “Icha.” Jawabku singkat kemudian meninggalkannya dan bergegas menuju rombong nasgor diperempatan jalan tadi. Jantungku masih dag dig dug gak karuan, sumpah kaget banget.

“Pak nasgornya satu ya bungkus aja “Ucapku. “Iya neng ditunggu ya neng” balas bapaknya. “Beli nasgor juga cha ??” tanya cowok itu mengikutiku. “Emm ngagetin mulu nih orang..!!” jawabku ketus. “Bagusnya lagi loe gak punya penyakit jantung, hahaha..” Pikiranku kembali tenang, tiba-tiba terbesit satu pertanyaan dikepalaku ‘dari mana cowok itu muncul ?!’. “Bukannya rumah itu kosong??” tanyaku perlahan. “Gak kok gw dah lama tinggal disitu loe aja yang gak pernah tau.” “Masak sih ??” ucapku tak percaya. “Disana kan serem banyak hantunya, kamu gak takut ?” lanjutku. “Gw hantunya…” jawabnya enteng. “Ehh ??” “Iya neng saya juga lo hihihihiiiii.. 😀 (sambil memperlihatkan wajahnya yang asli ) AAAAAAAAAAAAAAaaaaaaaaaaaaaaaaaa…………….!

☼☼☼

“Cha bangun,.,.” ucap mama membangunkanku. Lega rasanya ketika melihat mama didepanku kucubit tanganku untuk memastikan bahwa aku tidak bermimpi. “Awww..”. “Kamu kenapa cha?” tanya mama heran melihat tingkah ku. “Mimpi buruk mah”. “Makanya sebelum tidur do’a dulu dong. “Sudah” jawabku sambil menuju kamar mandi. “Mama tunggu dibawah, sarapannya udah siap kita sarapan bareng”. Kata mama. “Ok ma..” teriakku dalam kamar mandi.

“Uang yang mama kasih kemarin gak dibeliin makan cha??” tanya mama. Ehh,,masak sih ma??” tanyaku. “Mama tanya kok malah balik tanya, ini..” kata mama sambil menunjukkan amplopmya. “Uangnya masih utuh” lanjutnya lagi. “Perasaan tadi malem udah icha beliin nasgor ma..” jawabku mengingat. “Perasaan ato cuma  mimpi?? Kamu ini ada-ada cha J ,.ini makan yang banyak ” Ucap mama. “Iya ma..Aneh.. – -“

Akhirnya aku bisa makan tenang dengan mama pikirku. ’Ting Tong’ bel rumah berbunyi. “Aduhhh siapa sih pagi-pagi gini udah bertamu kayak gak ada kerjaan aja.” Gumamku. “Husssh gak boleh gitu bukain sana” perintah mama. “Gak ngerti apa kalo orang lagi makan….blablabla” aku terus gremeng. ‘Krrrrrrreeeeeeeeek’ kubuka pintu utama terlihat sosok sedang membelakangi pintu dengan menggunakan seragam yang sama denganku. “Maaf nyari sapa ya ?” tanyaku. Orang tersebut membalikkan badannya dan tersenyum yang kemudian dibarengi dengan teriakkanku “HAANTUUUUUUU..!!”.

☼☼☼

Mama yang berada diruang makan langsung menyusulku keruang depan. “Pagi tante..” sapanya kepada mamaku. “Mama kenal ?” tanyaku heran.

“Ehhh Revan, ayo masuk.” Mama mempersilahkan orang itu masuk. “Maaaaa…?” tanyaku lagi. “ Revan ini anaknya tante Wina yang baru pindah itu,kamu ingat kan ? hari ini mama sama tante Wina ada urusan jadi mama panggil Revan kesini buat nemenin sekalian jagain kamu”. Jelas mama panjang lebar. “Icha bukan anak kecil lagi ma gak perlu dijagain.” ucapku. “Ee.. kok ngomongnya gitu, Revan udah bela-belain kesini lo”. “Gak papa kok tante”. Dengan senyum manisnya. “Kalo gitu tante tinggal dulu ya van titip Icha, Icha jangan nakal ya.” Pesan mama sambil meninggalkan rumah.

 “Loe kira gw Hantu ?” tanya Revan sambil melihat-lihat isi rumah. ”Kok bisa tau sih?” tanyaku sambil melanjutkan sarapan. “Teriakan loe tadi waktu didepan pintu”. “Oh..kalo mau sarapan bikin ndiri ya tuh rotinya”. “Mau kemana loe?” tanyanya. “Ke teras” jawabku. “ Loe kaget banget waktu gw dateng kesini kenapa?” tanya Revan menghampiriku. “Gw juga gak tau”. Jawabku singkat. ‘Kok bisa sih mimpi tadi malem, orang itu…kok bisa sama??’ pikirku dalam hati. “Bisa aja”. Tiba-tiba saja Revan berkata seakan menjawab pertanyaan dalam benakku, membuatku terheran-heran. “Ya bisa aja muka gw nyeremin..” lanjutnya kemudian. “Huhh ngagetin aja gue kira loe baca pikiran gue.” Ucapku. “Emang iya ^_^”. “Maksud loe ?” tanyaku tak mengerti. “Gw hantunya..”ucapnya lagi membuat mataku membelalak seakan akan keluar dari rongga mataku. “Hahahahahaha ..Gw becanda kali, segitu takutnya loe sama hantu lagian seharusnya loe seneng lagi hantunyakan cakep .” Candanya. “ Gue lagi males becanda, awas ya kalo loe mulai lagi.” Ucapku kesal. Selama beberapa detik suasana menjadi hening.

“Ma’af ya semalem udah buat loe kaget?” ucapnya memecahkan suasana. “Hemm ?” masih tak mengerti. “Soal loe lewat depan rumah gw sama bakul nasgor semalem loe lupa?”. “Jadi semalem itu beneran bukan mimpi ?” tanyaku tak percaya keringat dinginkupun mulai membasahi tubuhku. “Beneran lah ..”sambil menunjukkan mukanya yang pucat. “TIDAaaaaaaaaaaKKKKKkkkkkkkkk!!!!!”

“Cha bangun,.,.” ucap mama membangunkanku. Lega rasanya ketika melihat mama didepanku kucubit tanganku untuk memastikan bahwa aku tidak bermimpi. “Awww..”. “Kamu kenapa cha?” tanya mama heran melihat tingkah ku. “Mimpi buruk mah”. “Makanya sebelum tidur do’a dulu dong. “Sudah” jawabku sambil menuju kamar mandi. “Mama tunggu dibawah, sarapannya udah siap kita sarapan bareng”. Kata mama. “Ok ma..” teriakku dalam kamar mandi. Selesai mandi aku berpikir kok kayaknya suasananya gak asing ya…?!. Aku dan mama sarapan bareng, aku harap ini bener-bener bukan mimpi. ’Ting Tong’  tiba-tiba bel rumah berbunyi. “Cha tolong bukain pintunya ya” kata mama sambil membereskan piring kotor. “Ma cubit aku dong” kataku sambil mendekat ke mama dan tentu saja membuatnya bingung. “Tadi malem Icha mimpi buruk ma tentang hantu-hantu suasananya sama kayak pagi ini ma.” Jelasku. “Kamu itu kebanyakan nonton film horor jadi parno gitu sudah sana buka pintunya, ada-ada aja.” kata mama sambil mengelengkan kepalanya.

Akhirnya dengan terpaksa aku membuka pintu berharap kejadian di mimpi itu tidak pernah dan tidak akan terjadi, kubuka pintu dengan perlahan. “Hai…^^”. Sapannya dengan melontarkan senyuman manisnya. “Siapa Cha…??” tanya mama dari ruang makan. Kagetnya aku setengah mati membuatku diam terpaku melihatnya berdiri didepan pintu rumahku.. “OH GOD. .What The Hell!!”  Apa ini mimpi didalam mimpi? Jika iya Kuharap ada yang membangunkanku sekarang juga. “ WAKE UP !!!!!”

☼☼☼

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s